Hohoho, selamat malam, pada kali ini akan membahas mengenai blogging artinya Medium vs Tumblr: Platform Mana yang Terbaik untuk Blogging? simak selengkapnya
Platform blogging seperti Blogger dengan WordPress melahirkan kebijakan yang paling berlimpah digunakan selagi bertahun-tahun. Setidaknya ada dua kebijakan blogging yang sedikit kian baru, yaitu Tumblr.com dengan Medium.com.
Anda agak-agak pernah mengikuti bahwa Tumblr kian disukai bagi para blogger remaja, sedangkan Medium kian berlimpah digunakan bagi orang-orang yang bekerja di perusahaan teknologi dengan media. Itu agak-agak benar, tapi yang pasti kedua kebijakan blogging ini termasuk letak penerbitan kemasyarakatan paling trendi dengan paling cepat berbunga detik ini.
Meskipun kedua kebijakan blogging ini digunakan buat arah yang sama, keduanya banyak berbeda detik Anda membandingkan beberapa kualitas terbaik dari sendiri-sendiri platform. Berikut ini merupakan analogi beberapa dari kualitas utama yang ada pada kedua kebijakan blogging ini.
Bagaimana Orang Menggunakannya
Tumblr: Platform blogging yang banyak visual. Orang menggunakannya buat berbagi foto pribadi, kumpulan foto, animasi GIF, dengan video. Postingan pada bentuk bacaan lagi cukup sering digunakan di Tumblr, tapi konten visualnya merupakan yang menjadi kelebihan kebijakan ini.
Pengguna Tumbr acap melancarkan reblog postingan dari pengguna lain, dengan melangkaukan catatan membayangkan sendiri pada bagian caption. Beberapa postingan populer bisa mendapatkan ratusan mili reblog dan juga percakapan yang ditinggalkan bagi pengguna lainnya di postingan tersebut.
Medium: Diakui sebagai kebijakan penerbitan berkualitas tinggi. Beberapa juru tulis berpembawaan berdarah menggunakan Medium sebagai media buat menulis, menyusun konten dari hasil riset yang rinci, bahkan cerita pribadi. Pengguna Medium tak boleh melancarkan “reblog” postingan dari orang lain seperti di Tumblr, lamun membayangkan boleh menekan ikon hati buat merekomendasikan sebentuk konten.
Medium agak imbas-imbas dengan Twitter, dengan berlimpah blogger berbagi postingan membayangkan di sana.
Apakah Anda ingin kian berlimpah memposting konten okuler seperti foto, video, dengan GIF? Jika ya, Tumblr agak-agak pilihan terbaik buat Anda. Tapi andaikata Anda ingin kian berlimpah memposting konten pada bentuk teks, alkisah Medium agak-agak pilihan terbaik.
Artikel lain: Benarkah Blogger Jomblo Lebih Berpeluang Memiliki Blog Sukses?
Fitur Desain
Tumblr: Anda boleh merancang tampilan blog Anda dengan menggunakan salah satu tema gratis atau premium, dengan menyesuaikannya sesuai dengan keinginan Anda. Jika Anda memiliki keterampilan coding, Anda bahkan boleh melancarkan pengaturan kian jauh. Ada ribuan tema Tumblr yang tersedia dengan bisa melaksanakan blog Anda terlihat seperti letak profesional, lengkap dengan sidebars, tombol media sosial, halaman khusus, kolom komentar, dengan lainnya.
Medium: Ciri khas Medium merupakan tampilan yang banyak bersih dengan minimal dengan sifat yang banyak terbatas. Tidak seperti Tumblr, Anda tak bisa memasang tema aktual dengan sidebars, musik, atau menu buat mengubah keseluruhan tampilan. Desain blog Medium terlihat banyak imbas-imbas Twitter. Anda bisa memasang foto profil, foto sampul, deskripsi singkat bio yang akan ditampilkan di blog Anda, cuma itu.
Apakah Anda ingin punya blog yang punya berlimpah pilihan penyesuaian desain dengan tema yang unik? Jika ya, alkisah Anda klop menggunakan Tumblr. Tapi andaikata Anda tak terlalu perduli tentang desain dengan kian acap tampilan blog bersih dengan minimalis, alkisah Anda klop menggunakan Medium.
Fitur Blogging
Tumblr: Dikenal dengan jenis posting multimedia yang berbeda. Anda bisa melaksanakan posting yang secara spesifik memajukan teks, foto, link, perbincangan obrolan, file audio atau video.
Tumblr lagi aktual saja memperkenalkan sifat pemformatan Medium-like, yang boleh Anda jalan masuk dengan menekan atribut tambah (+) detik Anda menulis postingan, atau dengan menyorot bacaan apa pun. Anda boleh menyimpan draf postingan, dengan mengaturnya pada antrian buat diposkan pada jangka tempo yang dipilih.
Medium: Dikenal dengan sifat pemformatan yang mudah dengan intuitif (yang aktual saja ditiru bagi Tumblr). Klik atribut tambah (+) detik melaksanakan posting aktual buat melangkaukan foto, video, link atau buat memecah paragraf. Sorot bacaan apapun buat mengatur gaya atau gugus kalimat judul, tambahkan kutipan, atur alignment atau tambahkan link.
Draft akan disimpan secara otomatis dengan Anda boleh mengeklik buat membagikannya sebagai draf andaikata Anda menginginkan masukan atau suntingan dari seseorang dini mempublikasikannya.
Fitur Komunitas
Tumblr: Dasbor pengguna merupakan tempat dimana semua keajaiban terjadi. Bila Anda latah blog lain, Anda boleh menggulir semua yang Anda sukai, reblogging, dengan mengacuhkan posting dari dasbor.
“Catatan”, yang mewakili semua acap dengan memasang kembali pos, bisa mencapai ratusan mili detik membayangkan melewatinya dengan menjangkau cukup berlimpah pengguna. Anda lagi boleh menghubungi seseorang secara pribadi, baik sebagai badan sendiri atau secara anonim, dengan mengirimkan postingan ke blog lain buat ditampilkan andaikata membayangkan mengaktifkan opsi itu.
Medium: Anda tak boleh reblog postingan Medium, namun Anda boleh merekomendasikannya sehingga membayangkan ada di bentuk Anda dengan di home feed orang-orang yang latah Anda. Bila Anda mengarahkan mouse ke paragraf, Anda akan membesuk atribut tambah kecil (+) ada di arah kanan, yang boleh Anda tekan buat meninggalkan catatan atau komentar.
Fitur Aplikasi Seluler
Tumblr: Sejauh ini aplikasi blogging Tumblr merupakan yang paling powerful. Sebagian besar aktivitas Tumblr berasal dari perangkat mobile, termasuk posting dengan interaksi.
Tumblr banyak imbas-imbas dengan aplikasi Twitter, tapi dengan sifat okuler dengan postingan yang kian banyak. Anda boleh melancarkan berlimpah hal lewat aplikasi seluler Tumblr seperti halnya yang bisa Anda lakukan di adaptasi web.
Medium: Dimaksudkan buat browsing saja, tapi ini bisa berubah di masa depan. Anda boleh membesuk home feed, kulminasi story, dengan bookmark Anda.
Saat ini di Medium belum ada fungsi buat melaksanakan postingan dari aplikasi seluler, namun Anda tetap boleh berinteraksi dengan latah pengguna lain, merekomendasikan sebentuk postingan dengan membagikannya. Aplikasi seluler corong lagi cuma tersedia buat perangkat iOS buat sementara waktu.
Baca juga: MediaVenus Native Ads: Alternatif Terbaik buat Hasilkan Uang dari Blog Anda
Kesimpulan
Kedua kebijakan blogging ini memiliki kelebihan dengan kekurangan masing-masing. Seperti yang disebutkan sebelumnya, Tumblr kian berat disukai bagi anak muda yang acap dengan konten visual. Sedangkan Medium kian disukai bagi para juru tulis profesional dengan lagi membayangkan yang bekerja di perusahaan media.
Sekian penjelasan mengenai Medium vs Tumblr: Platform Mana yang Terbaik untuk Blogging? semoga tulisan ini berfaedah terima kasih
tulisan ini diposting pada kategori blogging artinya, blogging is, , tanggal 26-08-2019,
Komentar
Posting Komentar